Mencegah kehamilan, kenapa tidak ? Setiap pasangan yang baru saja menikah pastinya memiliki rasa cinta sedang tinggi-tingginya terutama dalam urusan berhubungan seksual. Namun tidak semua pasangan ingin segera memiliki momongan, ada juga yang ingin menunda karena berbagai pertimbangan.

Agar tidak vakum untuk melakukan hubungan seksual, banyak pasangan muda mencari cara untuk mencegah kehamilan. Ada yang memilih menggunakan alat kontrasepsi, mengkonsumsi obat, dan lainnya.

Cara-cara Untuk Mencegah Kehamilan

Mencegah Kehamilan

Kalau memang kamu dengan pasangan ingin mencegah kehamilan maka harus ada perencanaan yang matang. Nah, dengan adanya perencanaan yang matang maka suami istri tidak perlu khawatir akan terjadi kehamilan.

Terlebih bagi pasangan yang selalu aktif untuk melakukan hubungan intim pastinya harus menerapkan pencegahan yang tepat. Salah satu langkah yang paling sering digunakan untuk mencegah kehamilan yaitu menggunakan kondom karena efektifitasnya yang tinggi hingga 98%. Bagi kamu yang ingin tahu cara mencegah kehamilan lebih aman, bisa simak pembahasan ini sampai selesai.

1. Menggunakan Alat Kontrasepsi

Bagi para pasangan yang ingin mencegah kehamilan atau dengan tujuan memberi jarak antara anak pertama dan kedua, kamu bisa memanfaatkan alat kontrasepsi. Saat ini sudah banyak sekali alat kontrasepsi yang bisa kamu pilih untuk mencegah kehamilan. Kamu bisa memilih menggunakan pil KB, kondom, spiral, dan suntik KB.

Tentunya dari sekian banyak alat kontrasepsi yang ada, kamu bisa memilih mana yang paling efektif untuk dijalankan dan sesuai kebutuhan. Salah satu cara yang paling banyak dilakukan adalah dengan memakai kondom. Terlebih saat ini sudah banyak sekali jenis kondom yang bisa kamu pilih di pasaran.

2. Memilih Melakukan Ejakulasi di Luar

Peluang besar terjadinya kehamilan ketika ada sel sperma yang masuk ke dalam vagina dan bertemu dengan sel telur. Ketika sel sperma dan sel telur bertemu maka akan terjadi yang namanya pembuahan atau konsepsi.

Selain menggunakan kondom. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah terjadi pembuahan adalah mengeluarkan sperma di luar atau ejakulasi di luar rahim. Tetapi cara ini bukanlah cara yang paling efektif untuk menunda kehamilan karena resiko human error.

3. Tidak Melakukan Hubungan Seksual di Masa Subur

Setiap wanita di muka bumi ini memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda. Ada perempuan yang memiliki siklus menstruasi mulai 21 hari hingga 31 hari. Nah, setelah masa menstruasi selesai maka pihak perempuan sedang mengalami masa subur.

Pada masa ovulasi tersebut tubuh wanita sudah siap untuk melepaskan sel telur. Bagi para pasangan yang melakukan hubungan di masa subur tersebut akan berpeluang mengalami kehamilan yang tinggi. Kalau kamu bersama pasangan memiliki niatan untuk menunda kehamilan disarankan untuk memperhatikan masa subur wanita. Terutama bila kamu dan pasangan memilih untuk melakukan ejakulasi di luar.

4. Jangan Terlalu Percaya Mitos

Sampai saat ini banyak tersebar informasi yang menyebutkan mitos tentang cara mencegah kehamilan yang paling efektif. Salah satunya mitos yang beredar di masyarakat adalah mengkonsumsi buah pepaya.

Padahal kita tahu kalau buah pepaya merupakan salah satu buah yang kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Ketika kamu melakukan hubungan intim saat masa subur dan mengkonsumsi buah pepaya maka tidak ada pengaruhnya. Kalau kamu ingin hasil yang lebih maksimal disarankan untuk konsultasi dengan dokter.

Kondom Efektif Untuk Mencegah Kehamilan

Diantara semua cara diatas, yang paling aman adalah menggunakan alat kontrasepsi. Sebagai laki-laki kamu pasti lebih familiar dengan kondom. Bagaimana sistem kerja kondom untuk mencegah kehamilan? Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi yang bekerja dengan cara menampung sel sperma di dalam kondom. Sehingga sel sperma yang keluar tidak bisa masuk ke dalam vagina wanita.

Banyak orang lebih memilih menggunakan kondom karena bisa didapatkan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan cara lainnya. Selain itu perkembangan kondom terus mengalami peningkatan. Terbukti saat ini sudah banyak sekali jenis, merk, aroma kondom yang ada di pasaran. Salah satunya kamu bisa menggunakan Kondom Fiesta dengan segala variasi aroma dan kelebihannya.

Kondom laki-laki akan dipasang kalau penis sudah mulai ereksi untuk melakukan penetrasi dalam vagina. Pastikan kamu tidak memilih kondom yang terlalu ketat karena pada ujung kondom berfungsi untuk menampung sperma yang keluar.

Ketika sudah ejakulasi maka disarankan untuk segera melepas kondom. Mengingat kalau sperma menetes, maka bisa mengakibatkan peluang terjadinya kehamilan. Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa cara untuk memakai kondom dengan benar.

  1. Silahkan membuka kemasan kondom dengan menggunakan jari. Jangan sekali-kali kamu membuka kemasan dengan menggunakan gigi atau gunting. Hal ini berbahaya karena bisa menyebabkan kondom bisa robek dan tidak bisa digunakan dengan baik.
  2. Ketika akan menggunakan kondom pastikan kamu tidak terbalik untuk menggunakannya. Kalau memang terjadi kesalahan disarankan untuk segera mengganti kondom yang baru.
  3. Proses pemasangan kondom dilakukan ketika kepala penis sudah mulai ereksi. Pastikan kamu sedikit ruangan sebagai wadah sperma yang nantinya keluar. Kalau sudah dirasa aman kamu bisa bisa melakukan hubungan seksual dengan pasangan.
  4. Ketika kamu sudah selesai melakukan hubungan seks pastikan kamu segera mencabut penis dari vagina pasangan. Hal ini bertujuan agar penis tidak layu dan sperma tidak tumpah kemana-mana.
  5. Selesai menggunakan kondom silahkan untuk membuangnya di tempat sampah.

Selain digunakan oleh pasangan yang menunda kehamilan, kondom juga berfungsi untuk mencegah penularan penyakit kelamin. Jadi pastikan memilih kondom yang terbaik dan memiliki ketahanan agar tidak mudah robek saat digunakan. Agar tidak salah memilih kondom silahkan simak ulasan berikut ini :

  1. Menggunakan Kondom Berbahan Dasar Lateks

Saat ini sudah banyak jenis kondom yang ada di pasaran. Pastikan memilih kondom yang terbuat dari bahan lateks. Kondom yang terbuat dari bahan yang terbaik bisa meminimalisir pencegahan penyakit seksual. Banyak orang memilihnya karena lebih elastis dan terasa tidak memakai kondom.

  1. Memperhatikan Tanggal Kadaluarsa

Ketika kamu ingin mendapatkan kondom yang terbaik untuk mencegah kehamilan silahkan memperhatikan tanggal kadaluarsanya. Kondom yang sudah kadaluarsa akan lebih mudah bocor atau sobek saat digunakan untuk bercinta. Pastikan kondom yang kamu beli tidak dalam kondisi kaku atau berlubang.

  1. Memperhatikan Ketahanan Kondom

Kondom yang terbaik memiliki ketahanan yang kuat dan elastis sehingga tidak mudah sobek. Kondom Fiesta dibuat dengan standar internasional tertinggi (ISO 4074). Pilih Kondom Fiesta, jangan sampai kamu memaksakan untuk membeli kondom yang tidak berkualitas. Hal ini akan menyebabkan risiko kehamilan karena kondom mudah berlubang. Selain itu bisa menyebabkan penyebaran penyakit seksual.

  1. Pentingnya Aroma dan Variasi Rasa

Saat membeli kondom kini banyak yang tertarik karena rasa dan aromanya. Hal ini merupakan hal yang sejalan dengan Kondom Fiesta yaitu safety can be fun, bahwa hubungan seksual harus aman tetapi tetap menyenangkan. Aroma dan variasi rasa juga memberikan kejutan yang menyenangkan bagi pasangan dan dengan demikian tentu sensasi kenikmatannya menjadi bertambah.

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa cara untuk mencegah kehamilan. Salah satu cara yang paling efektif menunda kehamilan adalah menggunakan kondom yang terbaik. Sehingga tidak heran kalau saat ini sudah banyak jenis kondom yang ada di pasaran termasuk Kondom Fiesta. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa menambah wawasan kamu.