Tahukah Kamu bahwa laki-laki juga mengalami masalah kesuburan? Maka dari itu, ketika Kamu dan pasangan sedang merencanakan untuk hamil, tidak ada salahnya jika Kamu mencari tahu perihal masa suburmu sendiri. Lalu, sebenarnya kapan sih masa subur pria itu, dan bagaimana cara menghitung masa subut tersebut?

Masa Subur Pada Pria

Masa Subur Pria - Cover

Ketika Kamu dan pasangan memang sedang melakukan program hamil, melakukan hubungan seks secara teratur merupakan salah satu kunci penting dalam mencapai sebuah keberhasilan. Namun, ternyata hal itu saja tidak cukup dalam mencapai sebuah kehamilan. Hal ini dilatarbelakangi karena Kamu juga perlu memperhitungkan perihal masa subur.

Nah, masa subur ini ternyata tidak hanya dimiliki oleh seorang wanita saja, tetapi juga dimiliki kaum pria. Baru tahu kan? Nah, masa subur wanita dan pria memang memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Hal ini dbuktikan dari laman healthy male yang menyebutkan bahwa kesuburan dari seorang pria pada umumnya bisa dilihat dari bagaimana kuantitas dan kualitas dari sperma yang dimilikinya.

Jika diketahui bahwa jumlah dari sperma seorang pria rendah, serta kualitas spermanya juga buruk, maka akan ada kemungkinan bahwa hal inilah yang bisa menyebabkan seorang wanita menjadi sulit untuk hamil. Secara garis besarnya, kualitas terbaik dari sperma ini bisa didapatkan dari penghitungan rentang masa subur yang dimiliki oleh setiap pria, yakni antara 25 hingga 40 tahun. Namun, akan sangat perlu juga untuk dilakukan tes kesuburan dalam mengetahui secara pasti masa subur pria.

Cara Menghitung Masa Subur Pria

Masa Subur Pria - Menghitung

Seperti yang sudah dijelaskan diatas perihal perbedaan yang cukup signifikan antara masa subur seorang wanita dengan masa subur pria, maka Kamu perlu mengetahui bagaimana cara menghitung masa subur untuk mempercepat terjadinya kehamilan. Akan tetapi, perhitungan masa subur pria dan wanita ini jelas berbeda, ya.

Nah, salah satu cara menghitung masa subur pria adalah dengan melihat dari waktunya. Dalam sebuah jurnal Chronobiology International menyebutkan bahwa kondisi air mani di pagi hari, tepatnya sebelum pukul 7.30 pagi, merupakan sperma yang berkualitas paling baik jika dibandingkan dengan waktu lainnya. Tidak hanya itu, cuaca juga bisa mempengaruhi kualitas dari sperma yang sehat.

Di negara tropis seperti halnya Indonesia, masa subur bisa berlangsung saat waktu subuh hingga pagi hari, tepatnya ketika suhu udara belum terlalu panas. Sperma yang dihasilkan dari proses ejakulasi bisa bertahan di dinding rahim wanita sekitar dua hingga tiga hari mendatang. Nah, semakin banyak sperma yang dikeluarkan dalam mulut vagina, maka akan menghasilkan kemungkinan yang semakin besar untuk bertahan di dinding rahim.

Jika dilihat dari masa subur pria, maka berhubungan seksual yang dilakukan pada pagi hari merupakan waktu yang sangat tepat untuk mecapai pembuahan dan bisa menghasilkan kehamilan. Kesuburan dari seorang pria pada umumnya akan menurun pada usia 40 hingga 45 tahun, ketika kualitas dari sperma juga sudah menurun. Artinya, pada usia tersebut memang kemungkinan kehamilan pada wanita menjadi lebih kecil.

Pada garis besarnya adalah usia seorang pria juga dapat mempengaruhi masa subur pria tersebut. Pada usia diatas 40 tahun, seorang pria akan memiliki lebih sedikit kualitas sperma yang sehat, sedangkan untuk jumlah produksi spermanya yang terdapat di dalam air mani akan terus menurun.

Tanda Seorang Pria Sedang Dalam Masa Subur

Masa Subur Pria - Tanda Pria Subur

Berbeda dengan wanita, seorang pria tidak memiliki tanda atau ciri yang spesifik dalam siklus masa suburnya. Hal ini dikarenakan sperma akan terus terbentuk, disimpan dalam testis, dan siap untuk digunakan kapan saja.

Maka dari itu, hal yang perlu diperhatikan oleh seorang pria dalam menjaga kualitas spermanya adalah dengan menjaga pola hidup sehat. Hal ini tentu akan sangat baik untuk menjaga kualitas sperma agar tidak menurun. Namun, apabila dalam jangka waktu tertentu Kamu belum juga mengalami pembuahan atau kehamilan, maka Kamu bisa mencoba tes kesuburan.

Hal-Hal yang Mempengaruhi Masa Subur Pria

Masa Subur Pria - Hal yang Mempengaruhi

Kesuburan seorang pria atau masa subur pria memang tidak akan bisa ditakar secara fisik. Namun, meski Kamu terlihat baik-baik saja dan dalam keadaan tubuh yang sehat, bukan berarti bahwa kualitas sperma Kamu juga dalam kondisi baik.

Hal inilah yang membuat Kamu perlu melakukan tes kesuburan untuk mengetahui secara pasti apakah kualitas sperma Kamu memang dalam kondisi baik ataukah tidak. Selain itu, Kamu juga bisa melihat dari kebiasan yang Kamu jalani selama ini. Berikut ini akan disebutkan beberapa hal yang dapat mempengaruhi kesuburan dari seorang pria.

Kualitas sperma yang rendah bisa mempengaruhi masa subur pria. Kualitas sperma bisa menurun akibat penggunaan obat-obatan untuk pengobatan beberapa macam penyakit. Setidaknya, ada 15 persen pria yang mengkonsumsi obat-obatan untuk penyakitnya memiliki jumlah sperma dibawah 39 juta per mm sperma di dalam air mani. Padahal, sebenarnya jumlah sperma yang normal adalah sekitar 40 hingga 300 juta per mm sperma dalam air maninya.

Masalah Pada Masa Subur Seorang Pria

Masa Subur Pria - Permasalahan

Ada beberapa alasan yang membuat seorang pria dapat mengalami masalah yang berkaitan dengan masa subur, seperti halnya pergerakan sperma, bentuk sperma yang kurang sempurna, dan jumlah sperma yang rendah. Jumlah sperma yang rendah ini biasanya kurang dari 15 juta per milimeter air mani, atau kurang dari 39 juta per mm pada setiap ejakulasinya.

Jika hal ini terjadi, maka bisa mempengaruhi masa subur pria yang akan berujung pada sulitnya terjadi pembuahan atau kehamilan. Beberapa hal yang bisa menjadi penyebab sperma berkualitas rendah adalah sebagai berikut :

Inilah beberapa hal yang perlu Kamu ketahui terkait dengan kapankah masa subur pria dan bagaimana cara untuk menghitungnya. Tapi jangan sampai informasi ini membuat Kamu jadi stress, terlebih lagi bila memang kamu dan pasangan sedang berusaha memiliki anak. Salah satu kunci utama adalah hati yang senang dan hubungan seks yang menyenangkan.

Fiesta punya 3 varian lubricant yang bisa membuat pasangan menjadi lebih nyaman dan hubungan seksual menjadi lebih menyenangkan. Fiesta Intimate Lubricant Natural adalah lubricant berbahan dasar air yang lembut tanpa pewangi.

Ada juga Fiesta Intimate Lubricant Strawberry yang aromanya akan membangkitkan gairah dan bikin tambah mesra. Dan ada Fiesta Intimate Lubricant Aloe Vera yang dijamin akan jadi favorit pasangan kamu karena selain berbahan dasar air yang lembut, kandungannya juga berisi ekstrak aloe vera dan vitamin E yang dikenal memiliki kemampuan anti-inflammatory, anti bakteri, melembabkan dan melembutkan kulit wanita serta memiliki efek menenangkan kulit. Selamat mencoba!